Lek Lu

Thursday, 7 April 2016

Makin Di garu Makin Gatal, Inilah Penyebabnya.SILA BACA JIKA YANG ADA MASALAHNYA


Terkadang kita susah menahan diri tidak untuk menggaruk satu sisi badan saat merasa gatal. Sekali menggaruk, tangan rasa-rasanya tak dapat berhenti menggaruk sembari mengharapkan rasa gatal hilang secepat-cepatnya. Beberapa pakar menyampaikan kalau menggaruk sesungguhnya tak menanggung menyingkirkan rasa gatal. Malah demikian sebaliknya, hal itu bikin sisi yang gatal bakal jadi makin merasa gatal.
Riset tunjukkan kalau saat menggaruk, otak bakal menghasilkan hormon serotonin yang bikin seorang terasa makin gatal. Beberapa ilmuwan menyampaikan kalau menggaruk, awalnya dapat mengakibatkan nyeri di kulit. Peneliti senior serta direktur Pusat Studi Rasa Gatal, Kampus Washington, Dokter Zhouw-Feng Chen, menyampaikan kalau rasa nyeri yang muncul bakal mengganggu rasa gatal. Beberapa sel saraf pada sumsum tulang belakang bakal memberi tanda rasa sakit atau nyeri ke otak, bukanlah tanda gatal.


Menurut Chen, Jika serotonin menebar dari otak menuju sumsum tulang belakang, serotonin dapat bergerak dari neuron yang rasakan nyeri atau sakit ke beberapa sel saraf yang memengaruhi intensitas gatal. Ia menerangkan kalau tanda rasa sakit serta rasa gatal di kirim lewat jalur yang tidak sama, namun masih tetap sama-sama terkait.
Menggaruk memanglah bisa meredakan rasa gatal saat itu juga diikuti dengan munculnya rasa sakit enteng. Tetapi, waktu badan merespon tanda rasa sakit itu, rasa gatal bakal makin kronis.
Beberapa peneliti menerangkan kalau memblokir pelepasan serotonin bukanlah langkah yang baik untuk meredakan rasa gatal. Hal semacam ini lantaran serotonin juga memengaruhi situasi hati, sistem metabolisme tulang, penuaan, perkembangan. Memblokir serotonin di kuatirkan bisa beresiko ke semua badan.
Chen menyampaikan kalau peluang yang dikerjakan yaitu mengganggu komunikasi pada sel saraf di sumsum tulang belakang yang memberi tanda rasa gatal serta hormon serotonin.
Satu diantara langkah ang dikerjakan yaitu dengan mengisolasi reseptor yang dipakai serotonin untuk aktifkan neuron GRPR. Neuron itu yang mengemukakan tanda gatal dari kulit menuju otak. Waktu dikerjakan percobaan pada tikus, akhirnya di ketahui kalau rasa gatal menyusut.

No comments:
Write comments